News  

Empat Warga Binaan Rutan SoE Resmi Jadi Anggota Sidi, Wujud Keberhasilan Pembinaan Kerohanian

BIGNEWS.ID – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB SoE kembali mencatatkan keberhasilan program pembinaan kepribadian melalui pembinaan kerohanian. Sebanyak empat orang Warga Binaan resmi diteguhkan menjadi anggota sidi baru dalam Ibadah Minggu yang berlangsung di Gereja Musafir Rutan SoE, Minggu (12/7), bertepatan dengan Liturgi Bulan Pendidikan dan Peneguhan Anggota Sidi Baru.

Sebelum menerima peneguhan, keempat Warga Binaan telah mengikuti pembelajaran katekisasi sidi selama enam bulan sebagai bagian dari pembinaan iman dan pendalaman ajaran Kristen. Proses tersebut menjadi bekal bagi mereka untuk memahami nilai-nilai kekristenan sekaligus mempersiapkan diri menjadi anggota gereja yang dewasa dalam iman.

Kepala Rutan SoE, Muhamad Nurzaman, menyampaikan apresiasi kepada keempat Warga Binaan yang telah mengikuti seluruh rangkaian pembinaan hingga akhirnya diteguhkan sebagai anggota sidi.

“Atas nama keluarga besar Rutan SoE, saya mengucapkan selamat kepada keempat Warga Binaan yang hari ini resmi diteguhkan menjadi anggota sidi. Saya berharap ini menjadi titik awal untuk terus memperkuat iman, memperbaiki diri, serta menjadi pribadi yang lebih baik, baik selama menjalani masa pembinaan di Rutan maupun ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Nurzaman.

Menurutnya, pembinaan kerohanian merupakan salah satu program pembinaan kepribadian yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter, moral, dan tanggung jawab sosial Warga Binaan sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik.

Ibadah dipimpin oleh Pendeta Netty A. Neonufa dengan pembacaan Firman Tuhan dari Yakobus 1:2–8 dengan tema khutbah “Bertekun dan Mengandalkan Tuhan.” Dalam khotbahnya, Pendeta mengajak seluruh Warga Binaan untuk memaknai setiap pergumulan hidup sebagai proses pembentukan iman.

“Kadang Tuhan bukan sedang menghukum kita, tetapi melalui setiap peristiwa yang kita alami, Tuhan sedang membentuk dan mengajar kita. Setiap orang di tempat ini memiliki cerita hidup masing-masing, namun Tuhan tetap membuka jalan bagi setiap orang yang mau berubah,” ungkap Pdt. Netty A. Neonufa.

Dalam prosesi peneguhan, Pendeta Netty juga menyampaikan nasihat kepada anggota sidi baru agar tetap hidup di dalam Kristus serta menjadi teladan di mana pun berada.

“Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia, berakar di dalam Dia, dibangun di atas Dia, bertambah teguh di dalam iman, dan berlimpah dengan syukur. Peneguhan sidi bukanlah akhir perjalanan iman, melainkan awal untuk hidup sebagai murid Kristus yang menjadi berkat bagi sesama,” pesannya.

Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Surat Sidi dan Alkitab kepada keempat anggota sidi baru. Penyerahan dilakukan oleh Kepala Rutan SoE, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, bersama Pendeta Netty A. Neonufa.

Salah seorang Warga Binaan berinisial ES yang menerima peneguhan sidi mengaku bersyukur atas kesempatan mengikuti pembinaan kerohanian selama enam bulan hingga akhirnya resmi menjadi anggota sidi.

“Saya sangat bersyukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada Rutan SoE serta Gereja yang telah membimbing kami selama enam bulan. Peneguhan ini menjadi awal bagi kami untuk terus memperbaiki diri dan menjalani hidup dengan lebih baik sesuai kehendak Tuhan,” ungkapnya.

Melalui pembinaan kerohanian yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Rutan SoE terus berkomitmen membentuk Warga Binaan yang beriman, berkarakter, dan memiliki kesiapan untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat sebagai bagian dari tujuan Sistem Pemasyarakatan.

(Red)