BIGNEWS.ID – Dalam rangka memperingati hari besar islam tahun 2023, warga perumahan Taman Nusa Raya RT 03 RW 03 Kampung Beberan, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang Banten.
Minggu tanggal 08 Oktober 2023 pukul 08.00 wib pagi sampai dengan pukul 11.30 WIB, akan memperingati maulid Nabi muhammad SAW dan ngeropok bareng walikota serang H Syafrudin di Masjid Jami Suhail Al Ikhlas serta di isi ceramah akbar oleh Ustadz H. Asep Suryadi, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Kasemen Kota Serang.
Suryadi Ketua panitia maulud nabi muhammad SAW dan ngeropok bareng Walikota Serang mengatakan, Walikota Serang akan hadir di Masjid Jami Suhail Al Ikhlas Perumahan Taman Nusa raya RT03/RW 03 ini.
“Acara ini kami buat selain kita memperingati maulid nabi muhammad SAW sekaligus ucapan terima kasih ke Walikota Serang yang mana selama beliau menjabat, perumahan kami yaitu perumahan Taman Nusa raya selalu mendapatkan perhatian,” ucapnya.
“Walaupun perumahan kami ini sudah ditinggalkan pengembang selama 13 tahun dengan keadaan fasilitas jalan atau fasum yang tidak memadai, pak walikota Serang selalu bantu saat kami melakukan pembangunan swadaya jalan, gerbang,” ungkap Suryadi.
Dilanjutkan Suryadi makanya di hari memperingati maulid nabi muhammad SAW ini ia dan masyarakat perumahan mengajak walikota serang untuk ngeropok bareng.
“Panitia dan DKM Masjid Jami Suhail Al Ikhlas, insya allah menyiapkan 1500 paket sembako untuk acara ngeropok, adapun dana kami kumpulkan dari swadaya masyarakat dan donatur yang tak terikat, ” kata Suryadi.
Ditambahkan oleh Suryadi bahwa di Provinsi Banten khususnya Kota Serang memiliki tradisi atau kebiasaan turun menurun saat memperingati hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW, dalam peringatan hari besar tersebut antusias masyarakat meningkat.
“Peningkatan antusias masyarakat itu karena dibarengi dengan rangkaian acara kemeriahan panjang mulud, biasanya masyarakat ramai ramai membuat kreasi hiasan berupa bentuk seperti perahu dan rumah rumahan dalam ukuran besar.” urainya
Selanjutnya hiasan tersebut dipenuhi oleh berbagai macam makanan, kebutuhan pokok rumah tangga seperti sembako hingga aneka barang barang yang bermanfaat.
Setelah itu kemudian panjang mulud siap untuk pawai mengelilingi kampung, kota, kabupaten setempat, pawai ini akan diakhiri di titik kumpul yang memiliki halaman luas, seperti area lapangan luas atau masjid septempat.
“Biasanya setelah pawai selesai masyarakat akan melanjutkan rangkaian acara peringatan maulid Nabi Muhammad SAW dengan mendengarkan ceramah dari para kiyai atau ustad setempat.” tutupnya. (bad)






