BIGNEWS.ID – Kepala Rumah Tahanan Negara (Ka Rutan) Kelas IIB Banjarnegara, Dodik Harmono, memimpin apel pagi jajaran pegawai. Dalam amanatnya, Karutan menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh pegawai yang telah berkontribusi aktif dalam rangkaian kegiatan Dieng Culture Festival (DCF) 2025. Selasa, (26/08/2025).
“Partisipasi kita dalam DCF bukan hanya sekadar hadir, tetapi menunjukkan bahwa jajaran Pemasyarakatan turut serta mendukung kegiatan budaya dan pariwisata daerah. Saya berikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja dan dedikasi rekan-rekan semua,” ungkap Dodik.
Lebih lanjut, Karutan menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas dalam bekerja. Menurutnya, keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh sinergi antar-seksi, komunikasi yang efektif, dan komitmen bersama tanpa adanya ego sektoral.
“Bangun komunikasi yang sehat, jalin koordinasi yang erat antar seksi, hilangkan ego pribadi. Kita semua adalah satu kesatuan yang punya tanggung jawab sama: memberikan pelayanan terbaik sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Selain itu, Dodik mengingatkan pentingnya penguatan nilai-nilai PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, Akuntabel) sebagai pedoman sikap seluruh pegawai. Nilai ini harus benar-benar diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari agar citra Pemasyarakatan semakin baik di mata masyarakat.
Apel pagi ini juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan informasi terkait kegiatan Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) yang akan digelar pada pertengahan September 2025. Karutan menegaskan bahwa peran PIPAS sangat strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas pegawai Pemasyarakatan.
“Para istri yang tergabung dalam PIPAS bukan hanya pendamping rumah tangga, tetapi juga pilar yang memberikan dukungan moral, semangat, dan kenyamanan bagi suami dalam melaksanakan tugas. Tanpa dukungan keluarga, tentu tugas kita sebagai petugas Pemasyarakatan tidak akan berjalan maksimal,” jelasnya.
Menurut Dodik, PIPAS juga berfungsi mempererat silaturahmi antar keluarga besar Pemasyarakatan, menjadi wadah pemberdayaan perempuan, serta mendukung berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan sinergi antara tugas pegawai dan peran PIPAS, maka pelaksanaan tugas Pemasyarakatan dapat semakin optimal.
Menutup amanatnya, Karutan mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan apel pagi sebagai momentum memperkuat soliditas, menumbuhkan rasa tanggung jawab, dan meningkatkan pengabdian kepada bangsa.
“Mari kita jaga integritas, perkuat koordinasi, laksanakan tugas dengan hati, dan jangan lupa bahwa dukungan keluarga juga bagian penting dari pengabdian kita. Dengan sinergi itulah Pemasyarakatan akan semakin kuat, profesional, dan dipercaya masyarakat,” pungkasnya.
(Red)






