News  

Kanwil dan Bapas Jakarta Pusat Resmikan Lapangan Warga sebagai Wujud Gotong Royong Hari Bhakti

BIGNEWS.ID – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Khusus Jakarta, Heri Azhari, didampingi oleh Kepala Bapas Kelas I Jakarta Pusat, Bambang Maryanto, bersama Ketua RT 08/RW 04, Ria Nursanti, secara simbolis meresmikan lapangan warga di Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian aksi sosial dalam rangka memperingati Hari Bhakti Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pada Kamis, (27/11/2025).

Sejak Senin (24/11) hingga Rabu (26/11), sejumlah pegawai Bapas Jakarta Pusat bergotong royong melakukan pengecatan dan perbaikan tampilan lapangan olahraga yang terletak di RT 04/RW 08. Lapangan tersebut merupakan fasilitas serbaguna yang selama ini menjadi pusat aktivitas masyarakat, mulai dari olahraga, kegiatan kepemudaan, hingga agenda sosial warga.

Dalam sambutannya, Heri Azhari menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian jajaran Pemasyarakatan terhadap masyarakat. “Pemasyarakatan bukan hanya bekerja di balik meja, tetapi hadir dan memberikan dampak positif bagi lingkungan. Semoga lapangan ini semakin bermanfaat bagi warga,” ujarnya.

Sementara itu, Bambang Maryanto menegaskan bahwa gotong royong ini menjadi bagian dari komitmen Bapas Jakarta Pusat untuk terus memperkuat hubungan dengan masyarakat sekitar. “Kami ingin mengembalikan semangat kebersamaan. Lapangan ini bukan hanya dicat ulang, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi antara instansi dan warga,” kata Bambang.

Ketua RT 08/RW 04, Ria Nursanti, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Kanwil dan Bapas Jakarta Pusat. “Warga kami sangat terbantu. Lapangan ini kini terlihat lebih segar dan nyaman digunakan. Semoga kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut,” ungkapnya.

Peresmian ini menandai selesainya program yang tidak hanya memperindah fasilitas umum, tetapi juga mempererat hubungan antara Pemasyarakatan dan masyarakat setempat. Semangat gotong royong menjadi pesan utama yang ingin terus dijaga dan dikembangkan ke depannya.

(Red)