BIGNEWS.ID – Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Pusat, Bambang Maryanto, menghadiri kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas yang diselenggarakan di Aula Lantai 4 Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Daerah Khusus Jakarta.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen seluruh jajaran pemasyarakatan untuk mewujudkan tata kelola yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Bambang Maryanto bersama seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan menandatangani pakta integritas di hadapan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Khusus Jakarta, Heri Azhari. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen bersama untuk membangun budaya kerja yang berlandaskan nilai integritas, akuntabilitas, serta pelayanan prima kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Heri Azhari menekankan pentingnya ketulusan dan dedikasi seluruh pimpinan satuan kerja dalam mengimplementasikan pembangunan zona integritas. Ia menyampaikan, “Pembangunan zona integritas bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral yang harus diwujudkan secara nyata dalam setiap layanan. Kepala UPT diharapkan mampu menjadi teladan dalam memberikan pelayanan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Bambang Maryanto menyadari bahwa di tengah era keterbukaan informasi, profesionalitas dan transparansi menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik. Ia menyampaikan, “Kami di Bapas Jakarta Pusat berkomitmen untuk mengedepankan profesionalitas yang transparan dalam setiap proses layanan. Dengan keterbukaan dan akuntabilitas, kami ingin memastikan seluruh layanan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta terhindar dari potensi penyalahgunaan wewenang,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan, khususnya Bapas Jakarta Pusat, semakin memperkuat langkah dalam mewujudkan zona integritas yang berkelanjutan, demi menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
(Red)






