News, Utama  

Senam Pagi Bersama, Ka.KPLP Lapas Narkotika Bandung : Meningkatkan Kesehatan dan Kepatuhan Warga Binaan

BIGNEWS.ID – Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung menggelar kegiatan pembinaan jasmani yang diadakan di Lapangan Blok hunian warga binaan, Sabtu pagi (26/10/2024).

Kegiatan ini berupa senam pagi yang melibatkan partisipasi seluruh warga binaan dari Blok tersebut, serta dukungan dari pejabat struktural, pegawai, tenaga medis, dan regu pengamanan pagi Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung.

Acara dimulai dengan mengeluarkan warga binaan dari kamar hunian, dilanjutkan dengan sesi senam jasmani sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan fisik warga binaan. Setelah senam, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung, M. Nurzaman, memberikan pengarahan terkait pentingnya kegiatan pembinaan jasmani.

Beliau menekankan bahwa senam pagi ini adalah program kesehatan yang wajib diikuti oleh warga binaan dan diharapkan dapat menjadi sarana positif untuk kesehatan serta komunikasi yang lebih baik antara warga binaan dan petugas.

Dalam pengarahan tersebut, Ka. KPLP mengingatkan warga binaan untuk menaati aturan dan mengikuti program pembinaan yang telah diterapkan. Beliau juga mengingatkan bahwa Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung serius dalam penanganan kasus narkoba, menegaskan sanksi tegas bagi mereka yang terlibat, termasuk pemindahan ke Lapas Nusakambangan.

Kasubsi Portatib, Asep Rachmat, menambahkan pentingnya kepatuhan warga binaan terhadap aturan. Ia menyatakan bahwa pelanggaran akan berdampak pada usulan integrasi warga binaan, dan meminta warga binaan untuk tidak melakukan pelanggaran yang akan menyulitkan diri sendiri maupun keluarga.

Kasubsi Bimkemaswat, M. Yosep, menjelaskan lebih lanjut bahwa program pembinaan ini merupakan bagian dari persyaratan program integrasi. Warga binaan yang tidak mengikuti pembinaan akan dikenakan sanksi yang dapat berdampak pada usulan integrasi atau remisi.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, sebagai bentuk harapan agar seluruh program pembinaan dapat berjalan dengan lancar dan memberi dampak positif bagi warga binaan.

Pembinaan jasmani ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan fisik serta membentuk karakter yang lebih baik bagi seluruh warga binaan di Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung.

(Red)