BIGNEWS.ID – Tim Keuangan dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia DKI Jakarta melakukan Kegiatan Monitoring dan Pembinaan Pengelolaan Keuangan dan Barang Milik Negara serta Pengelolaan Pengadaan Barang Jasa Tahun 2022 di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa anggaran di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta dapat terserap 100%, namun beberapa kendala telah disampaikan kepada Tim Keuangan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia DKI Jakarta seperti anggaran belanja pegawai dan belanja daya listrik yang berlebih sehingga dapat menghambat nilai target penyerapan.
Untuk monitoring terkait BMN (Barang Milik Negara), Kanwil merekomendasikan untuk melakukan pencatatan distribusi barang sebagai dasar untuk pembuatan DBR di setiap ruangan di Aplikasi Sakti kemudian juga untuk membuat rencana penghapusan terhadap barang-barang rusak berat.
(Red)






