BIGNEWS.ID – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banjarnegara mengirimkan perawat terampil untuk mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Manajemen Jejaring Pelayanan Primer yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara di Fox Harris Hotel and Conventions Banjarnegara pada 7–8 Juli 2026.
Keikutsertaan Rutan Banjarnegara merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat sinergi dengan jejaring pelayanan kesehatan di daerah sekaligus mendukung penyelenggaraan layanan kesehatan yang berkualitas bagi warga binaan. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas undangan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara Nomor 000.1.4/409/Kes/2026 tanggal 29 Juni 2026.
Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan diikuti oleh perwakilan Puskesmas se-Kabupaten Banjarnegara, Klinik Pratama, serta Tempat Praktik Mandiri Dokter. Berbagai materi strategis disampaikan, mulai dari pembukaan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara, paparan Standar Monitoring dan Evaluasi Jejaring oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, sosialisasi kebijakan dan peraturan manajemen jejaring dari Kementerian Kesehatan, hingga materi mengenai dukungan jejaring dalam pelaksanaan program prioritas nasional bidang kesehatan masyarakat, pengendalian penyakit, dan sumber daya kesehatan. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut.
Kepala Rutan Kelas IIB Banjarnegara, Dodik Harmono, menyampaikan bahwa keikutsertaan petugas dalam kegiatan tersebut menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan sekaligus memperkuat koordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Banjarnegara.
“Dengan semakin kuatnya jejaring pelayanan primer, diharapkan pelayanan kesehatan bagi warga binaan dapat berjalan lebih optimal, terintegrasi, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Banjarnegara berharap kolaborasi dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas, serta seluruh jejaring pelayanan kesehatan terus terjalin dengan baik sehingga mampu mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan pemasyarakatan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada pemenuhan hak kesehatan warga binaan.
(Red)






