News  

Rutan Banjarnegara Ikuti Sosialisasi OJK dan BSI, Tingkatkan Literasi Keuangan Digital Pegawai

BIGNEWS.ID – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi keuangan digital, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang bijak menjadi hal penting bagi setiap aparatur negara. Menyikapi hal tersebut, jajaran Rutan Kelas IIB Banjarnegara mengikuti kegiatan Zoom Sosialisasi Bijak Mengelola Keuangan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Syariah Indonesia (BSI), Rabu (13/05/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh Kepala Subseksi Pengelolaan serta staf pengelolaan Rutan Banjarnegara sebagai tindak lanjut Surat Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait pelaksanaan sosialisasi pengelolaan keuangan di lingkungan Kemenimipas.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan terencana, termasuk strategi membedakan kebutuhan dan keinginan agar terhindar dari perilaku konsumtif di era digital.

Selain itu, peserta juga diberikan edukasi mengenai berbagai bentuk kejahatan keuangan digital yang saat ini marak terjadi, seperti phishing, penipuan berkedok file APK, love scam, hingga bahaya judi online dan pinjaman online ilegal.

Materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya prinsip “2L”, yaitu Legal dan Logis, sebelum menggunakan layanan atau produk jasa keuangan. Masyarakat diimbau memastikan bahwa layanan keuangan telah terdaftar di OJK serta menawarkan keuntungan yang masuk akal.

Kepala Rutan Banjarnegara, Dodik Harmono, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengingat penting bagi pegawai agar lebih bijak dan teliti dalam mengelola keuangan pribadi maupun kedinasan.

“Literasi keuangan sangat penting, terutama di tengah berkembangnya kejahatan digital saat ini. Kami berharap seluruh jajaran semakin cermat dalam mengelola keuangan serta mampu menghindari berbagai bentuk penipuan digital,” ujarnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan jajaran Rutan Banjarnegara dapat semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat, aman, dan bertanggung jawab, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan keuangan digital yang terus berkembang.

(Red)