News  

Rutan Banjarnegara Gelar Razia Rutin, Pastikan Hunian Warga Binaan Bersih dari HALINAR

BIGNEWS.ID – Dalam rangka mewujudkan Rutan yang bersih dari HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banjarnegara melaksanakan razia rutin kamar hunian warga binaan pada Jumat (26/06).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Razia dilaksanakan mulai pukul 14.30 WIB hingga 15.15 WIB dengan menyasar kamar hunian 08 dan 12. Kegiatan dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) bersama Komandan Jaga yang melibatkan dua staf KPR, dua anggota Regu Pengamanan (Rupam), serta tiga orang CPNS.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kamar hunian untuk mendeteksi keberadaan barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, seperti handphone, narkoba, senjata tajam, maupun instalasi listrik liar.

Dari hasil razia, petugas mengamankan dua buah bolpoin, dua set kartu remi, satu set kartu domino, dan satu buah alat cukur. Sementara itu, hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan handphone, narkoba, senjata tajam, maupun instalasi listrik liar di kamar hunian yang diperiksa.

Karutan Kelas IIB Banjarnegara, Dodik Harmono, menegaskan bahwa razia rutin merupakan langkah preventif yang terus dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.

“Razia rutin menjadi salah satu upaya deteksi dini untuk memastikan lingkungan Rutan tetap aman, tertib, dan bersih dari HALINAR. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara konsisten sebagai wujud komitmen kami dalam menciptakan penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Banjarnegara menegaskan komitmennya dalam mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pemberantasan HALINAR, melalui penguatan deteksi dini serta pengawasan yang dilakukan secara berkesinambungan.

(Red)