Ribuan Lulusan SD di Kota Serang Tak Tertampung di SMP Negeri, Pemkot Siapkan Langkah Strategis

BIGNEWS.ID – Ribuan lulusan Sekolah Dasar (SD) di Kota Serang tahun ini tidak berhasil melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri milik Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. Dari lebih dari 20 ribu lulusan SD, hanya sekitar 6 ribu siswa yang tertampung di SMP Negeri.

Data tersebut terungkap dari hasil penerimaan peserta didik baru melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang diumumkan baru-baru ini. Sementara sisanya memilih melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta, pondok pesantren, atau lembaga pendidikan lainnya.

Menanggapi ketimpangan daya tampung ini, Pemkot Serang segera mengambil langkah strategis. Salah satunya adalah dengan menyiapkan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di sejumlah sekolah negeri serta menjalin kemitraan dengan sekolah swasta untuk memperluas akses pendidikan menengah pertama bagi para lulusan SD.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Tb Suherman, menjelaskan bahwa jumlah lulusan SD di Kota Serang tahun 2025 mencapai lebih dari 20 ribu siswa. Namun, daya tampung SMP Negeri hanya mampu menampung sekitar 6 ribu siswa, meninggalkan kesenjangan yang cukup besar.

“Ini menjadi perhatian serius kami. Maka dari itu, pada tahun 2025, kami telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan sebanyak 75 RKB guna menambah kapasitas sekolah negeri,” ujar Suherman.

Upaya ini tak berhenti di tahun berjalan. Pada tahun 2026, Pemkot Serang juga direncanakan akan menerima tambahan 45 RKB dari pemerintah pusat. Ruang kelas tersebut akan dialokasikan tidak hanya untuk SMP Negeri, tetapi juga untuk Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Negeri yang ada di Kota Serang.

Lebih lanjut, Suherman mengungkapkan bahwa Pemkot Serang juga tengah menyusun skema kerjasama dengan sekolah swasta. Tujuannya adalah untuk memberikan kemudahan akses bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar dapat bersekolah tanpa dikenakan biaya, sesuai dengan kemampuan fiskal daerah.

“Upaya ini bisa dilakukan melalui penambahan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSda), atau skema bantuan lain yang memungkinkan, agar pendidikan tetap bisa diakses oleh seluruh anak Kota Serang,” pungkasnya.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menjadi solusi jangka menengah dan panjang untuk mengatasi ketimpangan antara jumlah lulusan SD dan daya tampung SMP Negeri di Kota Serang.

(Red)