BIGNEWS.ID – Produk unggulan hasil pembinaan kemandirian Lapas Kelas IIB Nirbaya Nusakambangan turut meramaikan Expo Se-Nusakambangan dan Cilacap dengan menampilkan tepung mocaf, beras mocaf, dan Es Krim Mocaf. Ketiga produk tersebut dipamerkan berdampingan dengan berbagai hasil karya warga binaan dari lapas-lapas se-Nusakambangan, menampilkan beragam inovasi pembinaan yang produktif dan bernilai ekonomi.
Keikutsertaan Lapas Nirbaya dalam Expo Cilacap ini menjadi sarana memperkenalkan produk olahan singkong yang telah dikembangkan sebagai bagian dari program pemberdayaan warga binaan sekaligus mendukung diversifikasi pangan dan ketahanan pangan nasional. Kamis, (16/7).
Produk tersebut berhasil menarik perhatian pengunjung yang ingin mengenal lebih dekat proses pengolahan mocaf, mulai dari tepung dan beras mocaf hingga inovasi Es Krim Mocaf yang menjadi daya tarik tersendiri. Kehadiran produk-produk tersebut berdampingan dengan hasil pembinaan dari lapas lain di Nusakambangan menunjukkan bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan mampu menghasilkan karya berkualitas yang siap diperkenalkan kepada masyarakat luas.
Kepala Lapas Kelas IIB Nirbaya, Helmi Najih, menyampaikan bahwa keikutsertaan produk hasil binaan dalam expo tersebut merupakan momentum untuk memperluas pengenalan produk sekaligus menunjukkan bahwa warga binaan memiliki kesempatan untuk berkarya dan menghasilkan produk yang bermanfaat.
“Melalui expo ini, kami ingin menunjukkan bahwa pembinaan di Lapas Nirbaya tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter, tetapi juga menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah, daya saing, dan memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Melalui partisipasi dalam Expo Se-Nusakambangan dan Cilacap, Lapas Nirbaya berharap produk tepung mocaf, beras mocaf, dan es krim mocaf dapat semakin dikenal oleh masyarakat serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas. Kehadiran produk-produk tersebut menjadi bukti bahwa di balik proses pembinaan, tumbuh semangat berkarya, berinovasi, dan menghadirkan harapan baru bagi warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
(Red)






