News  

Lapas Jember Pastikan Pengelolaan Bahan Makanan Warga Binaan Sesuai Standar dan Higienis

BIGNEWS.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember memastikan seluruh proses pengelolaan bahan makanan bagi warga binaan berjalan sesuai standar, mulai dari penerimaan, pemeriksaan kualitas, hingga pendistribusian ke dapur dan blok hunian. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga pelayanan pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan.

Setiap harinya, bahan makanan yang datang dari penyedia terlebih dahulu diperiksa secara teliti oleh petugas. Pemeriksaan meliputi jumlah, kondisi fisik, kualitas, hingga kesesuaian dengan daftar kebutuhan yang telah ditetapkan. Bahan makanan seperti beras, sayuran, lauk pauk, dan bumbu dipastikan dalam kondisi layak konsumsi sebelum diterima.

Setelah melalui proses pemeriksaan, bahan makanan kemudian disimpan dan dipisahkan sesuai jenisnya untuk menjaga kualitas serta kebersihan. Petugas dapur bersama jajaran pengelola bahan makanan melakukan penataan secara rapi guna memastikan proses pengolahan berjalan efektif dan higienis.

Selanjutnya, bahan makanan didistribusikan ke area dapur untuk diolah menjadi menu makanan bagi warga binaan. Proses pengolahan dilakukan dengan pengawasan petugas guna memastikan kebersihan, keamanan, dan kelayakan makanan tetap terjaga hingga siap disajikan.

Kalapas Jember, Wahyu Susetyo, menegaskan bahwa kualitas pelayanan makanan menjadi salah satu perhatian utama dalam pembinaan di dalam lapas.

“Pemenuhan kebutuhan makanan warga binaan merupakan bagian penting dari pelayanan pemasyarakatan. Karena itu, seluruh proses mulai dari penerimaan bahan makanan hingga distribusi kami lakukan secara cermat agar kualitas dan kebersihannya tetap terjamin,” ujar Wahyu.

Ia menambahkan, pengawasan rutin terus dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur dan memberikan pelayanan terbaik bagi warga binaan.

Melalui pengelolaan yang tertib dan pengawasan yang berkelanjutan, Lapas Jember berupaya menjaga kualitas layanan sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan penuh kehangatan.

(Red)