BIGNEWS.ID – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Pusat menutup rangkaian program Bapas Goes To School (Bagoes) dengan menggelar penyuluhan hukum di SMP PGRI 25 Jakarta, yang berlokasi di kawasan Jakarta Pusat. Sekolah ini menjadi destinasi terakhir dari total enam sekolah yang telah dikunjungi selama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026.
Tim Bagoes Bapas Jakpus yang dipimpin oleh Risma Melati selaku Kepala Seksi Bimbingan Klien Anak hadir bersama lima Pembimbing Kemasyarakatan: Siti Komariah, Siti Atikah, Radifan, Wahyu Widiatmoko, dan Alfi Alvian. Mereka memberikan penyuluhan bertema “Remaja Sadar Hukum, Masa Depanku Cerah” kepada para siswa baru, dengan materi edukatif seputar kenakalan remaja, seperti bullying, kekerasan seksual, penyalahgunaan narkoba, hingga maraknya judi online.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Gavi, salah seorang siswa SMP PGRI 25, mengaku senang bisa mendapatkan wawasan baru. “Saya jadi tahu kalau perbuatan kecil seperti mengejek teman bisa masuk ke dalam kategori bullying dan bisa punya dampak hukum,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP PGRI 25 Jakarta, Asep Zaenal Shafari, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Kami sangat mendukung program seperti ini karena mampu membuka wawasan anak-anak sejak dini tentang pentingnya sadar hukum. Ini bekal penting dalam membentuk karakter siswa kami ke depan,” katanya.
Melalui program ini, Bapas Jakarta Pusat tidak hanya menjalankan tugas pembinaan, tetapi juga aktif membangun kesadaran hukum di kalangan generasi muda. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di lingkungan Bapas Jakarta Pusat, dengan pendekatan yang inklusif dan menyentuh langsung masyarakat.
(Red)






