News  

Lapas Kelas I Bandar Lampung Perkuat Keamanan Lewat Deteksi Dini dan Pemeriksaan Kamar Hunian

BIGNEWS.ID – Konsistensi dalam menjaga stabilitas keamanan terus diwujudkan melalui langkah preventif yang berkelanjutan. Pada Kamis, 30 April 2026, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung, Ike Rahmawati, kembali memimpin langsung kegiatan deteksi dini dan pemeriksaan kamar hunian. Langkah ini merupakan wujud komitmen nyata institusi dalam memastikan area pembinaan senantiasa aman dan kondusif.

Dalam pelaksanaan operasi penertiban kali ini, petugas keamanan tidak hanya melakukan penyisiran ke setiap sudut kamar hunian, tetapi juga mengumpulkan seluruh warga binaan di satu area khusus di dalam blok.

Pendekatan terpusat ini dilakukan guna memudahkan proses pemeriksaan ruang kamar hunian, sekaligus menjadi momen strategis bagi pimpinan untuk memberikan pengarahan secara langsung kepada para penghuni. Ike Rahmawati meninjau kelancaran proses penggeledahan dan memastikan setiap prosedur dijalankan secara disiplin.

Melihat situasi yang sangat tertib selama pemeriksaan berlangsung, Ike Rahmawati memberikan apresiasi tinggi atas tingkat kepatuhan yang ditunjukkan oleh para warga binaan. Meskipun memberikan pujian, pimpinan institusi tetap memberikan penegasan keras mengenai aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar.

“Saya sangat mengapresiasi sikap kooperatif dan kepatuhan saudara sekalian pada hari ini. Namun perlu selalu diingat, lingkungan yang bersih dari telepon seluler dan peredaran narkotika adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.

Saya juga kembali menegaskan bahwa seluruh pelayanan di institusi ini sepenuhnya gratis dan sangat anti terhadap segala bentuk pungutan liar. Mari kita jaga lingkungan ini agar selalu aman, tertib, dan nyaman,” tegas Ike Rahmawati di hadapan seluruh warga binaan yang berkumpul di area blok.

Melalui kegiatan pengawasan rutin yang menggabungkan ketegasan dan apresiasi ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung berharap dapat terus mempertahankan ekosistem pembinaan yang berkualitas. Integritas petugas dan kepatuhan warga binaan menjadi kunci utama dalam mendukung keberhasilan program rehabilitasi.

(Red)