BIGNEWS.ID – Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas IIB Manna, Medi Ihwandi, S.E., memberikan peringatan tegas kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan dan petugas agar tidak sesekali melakukan praktik kotor berupa peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal di dalam Rutan Kelas IIB Manna.
Peringatan tersebut disampaikan saat Kepala Kesatuan Pengamanan beserta staf melaksanakan pemberian arahan kepada seluruh WBP yang dikumpulkan di Aula Blok B Rutan Manna, pada Kamis, 30 April 2026.
Dalam kegiatan itu, Medi Ihwandi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran, terutama yang berkaitan dengan narkoba dan alat komunikasi ilegal.
“Saya ingatkan kepada seluruh WBP dan petugas, jangan sesekali coba-coba bermain dengan narkoba dan HP ilegal di Rutan ini. Jika ada yang terbukti, akan kami tindak tegas sesuai aturan. Tidak ada ruang untuk praktik kotor di Rutan Manna,” tegas Medi Ihwandi.
Menurutnya, komitmen menjaga Rutan Kelas IIB Manna tetap dalam kondisi zero narkoba dan handphone ilegal merupakan harga mati. Hal ini sejalan dengan arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk mewujudkan Lapas/Rutan yang bersih dari HALINAR.
Dalam arahannya, Medi juga mengajak seluruh petugas untuk menjaga integritas dan tidak terlibat dalam penyelundupan barang terlarang. “Petugas harus jadi garda terdepan. Jangan sampai ada oknum yang mencoreng nama baik institusi karena tergoda keuntungan sesaat,” tambahnya.
Kepala Rutan Kelas IIB Manna, Hannibal, S.Sos, dalam kesempatan lain mendukung penuh langkah tegas jajaran pengamanan. “Kami berkomitmen penuh menciptakan Rutan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba. Pengawasan akan terus diperketat, termasuk razia insidentil dan penguatan deteksi dini,” ujar Hannibal.
Dengan peringatan tegas ini, Rutan Kelas IIB Manna berharap seluruh WBP dan petugas dapat bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban. Upaya pencegahan terus dilakukan agar Rutan Manna tetap kondusif dan bersih dari praktik kotor.
(Red)






