BIGNEWS.ID – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto bersama jajaran Komisi XIII DPR RI melaksanakan kunjungan kerja ke Nusakambangan dalam rangka meninjau berbagai program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan.
Kunjungan kerja mencakup sejumlah program unggulan di Nusakambangan, di antaranya budidaya sidat di Lapas Batu serta budidaya udang vaname di Lapas Pasir Putih. Rombongan juga meninjau kegiatan keterampilan pembuatan batako FABA (Fly Ash Bottom Ash) serta Balai Latihan Kerja (BLK) konveksi yang dikelola Lapas Nirbaya, tempat warga binaan mendapatkan pelatihan menjahit dan produksi pakaian sebagai bekal keterampilan setelah kembali ke masyarakat.
Dalam rangkaian agenda tersebut, rombongan kemudian mengunjungi Lapas Kelas IIB Terbuka Nusakambangan untuk melihat langsung program pembinaan berbasis ketahanan pangan. Di lokasi ini, Menteri Imipas dan para anggota dewan meninjau budidaya ayam petelur yang dikelola sebagai bagian dari pelatihan kemandirian warga binaan. Selain itu, rombongan juga meninjau area tempat makan siang yang menjadi lokasi jamuan.
Pada jamuan makan siang tersebut, para tamu disuguhkan hidangan hasil karya warga binaan Lapas Nirbaya, berupa mie ayam mocaf yang mie-nya berbahan tepung mocaf, serta es krim mocaf Nirbaya dengan varian rasa stroberi, melon, vanila, dan anggur. Para tamu tampak sangat antusias mencicipi sajian tersebut dan memberikan respons positif terhadap cita rasa produk olahan mocaf.
Menteri Imipas pun menyampaikan apresiasinya usai mencicipi es krim.
“Enak sekali ini es krim mocaf-nya, enak banget,” ujar Agus Andrianto.
Sementara itu, Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menyatakan bersyukur dapat melihat langsung kawasan ketahanan pangan di Pulau Nusakambangan.
“Kami sangat bersyukur diajak oleh Menteri Imipas dan jajaran untuk langsung melihat dan memeriksa setiap sudut kawasan ketahanan pangan yang ada di Pulau Nusakambangan. Kami sangat terkesan, ini benar-benar Pak Menteri punya ‘tangan dingin’,” tutur Willy.
Menurutnya, berbagai tempat pelatihan maupun pengolahan yang ditinjau sudah berjalan sangat progresif dan sejalan dengan misi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kunjungan ini menegaskan komitmen pembinaan di Nusakambangan yang tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga pada pemberdayaan, peningkatan keterampilan kerja, dan produktivitas warga binaan melalui program berkelanjutan di bidang ketahanan pangan, perikanan, serta industri kreatif.
(Red)






