Lapas Perempuan Palembang Peduli Kebutuhan Gizi Kelompok Rentan

BIGNEWS.ID – Bertempat di Klinik Lapas Perempuan Palembang 15 Warga binaan yang memenuhi kriteria kelompok rentan bergantian dilakukan pemeriksaan kesehatannya. pemeriksaan meliputi Pengukuran Tensi darah, Lila, Lingkar perut, berat badan bagi warga binaan lansia, pemeriksaan antropometri bayi dan pemeriksaan ibu nifas dan menyusui meliputi Tensi darah, Berat badan, Lila dan Lingkar perut dan dilanjutkan dengan edukasi seputar keluhan dan hal fisiologis selama masa nifas dan menyusui. Jumat, (31/5).

“Marilah kita berkomitmen untuk memastikan bahwa tidak ada individu, terutama mereka yang paling rentan, yang terabaikan dalam upaya kita membangun masyarakat yang lebih sehat dan kuat walaupun sedang menjalani masa pidana,” ungkap Ike Rahmawati selaku Kalapas Perempuan Palembang.

‘’Dengan pemantauan gizi yang baik, upaya peningkatan kesehatan dan gizi dapat lebih terarah dan efektif, sehingga manfaat jangka panjang seperti peningkatan produktivitas, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai,’’ ujar Lisa Triani Perawat Lapas Perempuan Palembang.

Pemantauan gizi kelompok rentan adalah proses mengawasi dan menilai status gizi individu atau kelompok yang rentan terhadap masalah gizi. Kelompok rentan ini termasuk bayi, anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, orang tua, dan individu dengan kondisi kesehatan tertentu. Tujuan utama dari pemantauan ini adalah untuk mencegah malnutrisi, mendeteksi masalah gizi sejak dini, dan memastikan intervensi yang tepat dilakukan.

Pemantauan gizi kelompok rentan sangat penting karena status gizi yang baik adalah fondasi untuk kesehatan yang optimal, perkembangan yang baik, dan kualitas hidup yang lebih baik.

(Red)