Festival Asmat Pokman 2022 Ditutup Karya Seni Dilelang Capai 3,4 Milar Berada Di Masyarakat

BIGNEWS.ID – Uskup Keuskupan Agats Mgr. Aloysius Murwito, Bupati Asmat Elisa Kambu, Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Papua, Anthonius M. Ayorbaba dan sejumlah pejabat secara bersama menutup Festival Asmat Pokman ke-35.

Festival Asmat Pokman ke-35 secara resmi ditutup, di Lapangan Kota Agats, Jl. Yos Sudarso, Agats Kabupaten Asmat, Papua Selatan usai seluruh karya seni habis dilelang. Rabu (12/10/2022).

Tercatat, 200 seni patung ukir dan 60 anyaman berupa tas dilelang kepada para tamu dengan total hasil lelang senilai Rp2,4 miliar atau Rp2.243.500.000. Masing-masing yakni Rp1,9 miliar atau Rp1.977.000.000 untuk patung ukiran, Rp266 juta untuk anyaman.

Sedangkan belanja Pemerintah di luar lelang terkonfirmasi sebanyak Rp797 juta atau tepatnya Rp797.800.000.

Bupati Asmat, Elisa Kambu mengklaim kegiatan ini turut membantu ekonomi masyarakat terutama dengan adanya nilai-nilai uang yang terkonfirmasi oleh panitia penyelenggara.

“Saya akui, masih banyak yang jualannya belum laku. Tapi kami juga punya keterbatasan uang. Kami tidak mungkin membeli semua dari saudara-saudara,” kata Elisa sebelum penutupan.

Uskup Keuskupan Agats, Mgr. Aloysius Murwito, OFM dalam sambutannya mengakui acara ini mengalami peningkatan nilai dari tahun ke tahun. Setiap tahunnya, kata Uskup, uang yang dihabiskan untuk belanja karya seni bertambah Rp1 miliar.

Namun bagi Aloysius, yang paling penting dari penyelenggaraan festival ini adalah kebersamaan dan toleransi antar sesama terus terjaga dengan sangat baik.

“Terima kasih untuk kita semua. Kebersamaan yang baik ini terus kita jaga. Dan ini sesuatu yang harus kita jaga di Asmat ini,” kata Uskup Aloysius.

Sementara itu, Kakanwil Papua, usai penutupan Festival Asmat Pokman mengatakan sesuatu hal yang luar biasa momentum kali ini, karena kehadiran Jajaran Kemenkumham Papua hadir untuk mengenalkan pentingnya Pencatatan dan Pendaftaran Kekayaan Intelektual untuk melindungi Karya Seni di Kabupaten Asmat.

Ayorbaba berharap kegiatan yang akan digelar tahun-tahun mendatang agar dikemas secara baik, libatkan anak-anak Milenial untuk ajang promosi lebih masif lagi Festival Asmat Pokman agar dikenal luas bahkan di Luar Negeri sekalipun.

“Saya sendiri telah mendorong ke Bupati Asmat ke depan harus dipikirkan untuk melaksanakan Pekan Budaya Lintas Kementerian, agar Masyarakat lebih banyak terbantu dengan karya ukir mereka yang luar biasa, ” Ujar Anthonius Ayorbaba.

Acara ini ditutup secara bersama-sama oleh Uskup Keuskupan Agats Mgr. Aloysius Murwito, Bupati Asmat Elisa Kambu, Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, Plt. Sekda Asmat Absalom Amiyaram, Ketua DPRD Asmat Yoel Manggaprou, dan Kepala Kanwil Kemenkumham Papua Anthonius Ayorbaba.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *