Dudung dan Menteri Imipas Kunjungi BLK Konveksi Lapas Nirbaya, Dorong Kemandirian Warga Binaan

BIGNEWS.ID – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, didampingi oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto serta Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso beserta jajarannya meninjau Balai Latihan Kerja (BLK) Konveksi Nusakambangan di Lapas Kelas IIB Nirbaya, Selasa (28/7).

Selama peninjauan, rombongan dipandu langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Nirbaya, Helmi Najih, untuk melihat proses produksi konveksi yang dikerjakan warga binaan. Mulai dari proses pemotongan bahan, penjahitan, hingga penyelesaian produk diperlihatkan kepada rombongan sebagai bagian dari implementasi program pembinaan berbasis keterampilan di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam kesempatan tersebut, Dudung berdialog dengan sejumlah warga binaan mengenai proses pembelajaran yang mereka jalani. Ia juga memberikan motivasi agar keterampilan yang diperoleh selama mengikuti program pembinaan dapat dimanfaatkan sebagai bekal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian merupakan salah satu prioritas dalam transformasi pemasyarakatan. Menurutnya, pelatihan kerja yang diberikan kepada warga binaan harus mampu menghasilkan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sehingga dapat meningkatkan peluang mereka untuk kembali produktif setelah bebas.

Kepala Lapas Kelas IIB Nirbaya, Helmi Najih, mengatakan bahwa kunjungan Kepala Staf Kepresidenan beserta jajaran menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya peningkatan kualitas pembinaan di Nusakambangan.

“Kunjungan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran dan warga binaan untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Kami berkomitmen menghadirkan program yang tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta keterampilan yang dapat menjadi bekal bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat,” ujar Kalapas.

Kunjungan Kepala Staf Kepresidenan bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap penguatan program pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan warga binaan memiliki kompetensi, kepercayaan diri, dan kesempatan yang lebih besar untuk kembali berperan aktif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya.

(Red)